Routing dasar Cisco packet tracer

Assalamualaikum Wr,WB

  Pada kesempatan saya kali ini, saya akan sedikit berbagi tentang Tutorial Membuat Server DHCP pada Cisco Packettracer. Disini saya menggunakan 2 PC Client, 1 Router, 2 Switch.
oke,,, langsung saja kita simak ... !

Budayakan Membaca ... !

Pengertian 
packet tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Penghalaan/routing adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah antar-jaringan (internetwork).

static router (router statis): adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.

Latar Belakang
  Perangkat yang berbeda network bisa terhubung.

Maksud dan Tujuan
 Agar Perangkat yang berbeda Network dapat terkoneksi.

Perlengkapan
 Pc
Cisco Packet Tracer 

Jangka Waktu
Membutuhkan waktu sekitar 15 - 20

Langkah - Langkah

-Pertama kita buka Software Packettracer nya.
-Kemudian kita buat dulu topologinya.
Saya menggunakan 
3 Router dan 2 PC Client.


-Lalu klik 2X pada pc 1, dan masuk ke Tab desktop>Ip Configuration ..masukkan Ip addressnya.




 ...Lakukan hal yang sama pada PC yang satunya.

-Masukkan Ip Pada semua router dan pc.
 -Kemudian kita Routing
-Lalu kita mulai Routing,
... Network : Ip yang ingin kita tuju,masukkan networknya.
... Mask : Netmask
.. Next Hop : Gerbang yang akan kita buka.
-ini adalah konfigurasinya menggunakan via CLI

-Lakukan Hal yang sama pada semua Routernya.
-jIka sudah, kita cek apakah routing kita berhasil atau tidak

..berhasil atau tidak, kita bisa lihat di pojok kanan bawah.
Kesimpulan : Kita dapat menghubungkan perangkat yang berbeda jaringan .

Sekian yang dapat sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf
Wassalamualaikum Wr,Wb

0 komentar:

Posting Komentar